1. Ketinggian langit-langit internal
Ketinggian cleanroom ini cukup besar. Biasanya, terdapat plenum setinggi sekitar 2 kaki di atas langit-langit ruang bersih yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan unit filter kipas HEPA, lampu, kabel listrik, dan pipa sprinkler.
Dengan demikian, untuk ruang bersih dengan langit-langit internal setinggi 10 kaki, ketinggian bagian atas dek akan mencapai lebih dari 12 kaki. Selain itu, sangat umum untuk menempatkan perangkat pengatur udara, pelembab udara, atau dehumidifier AC di atas ruang bersih.
Oleh karena itu, disarankan untuk mencari gudang atau ruang pabrik dengan tinggi atap antara 16 hingga 20 kaki. Namun, penting untuk diingat bahwa akan ada balok bangunan, saluran sprinkler, saluran AC, dan saluran listrik yang telah ada sebelumnya yang terpasang di bawah ketinggian tersebut. Meskipun memungkinkan untuk membangun cleanroom di area dengan atap yang lebih rendah, hal ini akan mengharuskan kompromi yang signifikan terutama dalam hal sistem AC, tinggi langit-langit internal, dan tata letak keseluruhan.
2. Tenaga listrik
Pastikan bahwa bangunan Anda memiliki kapasitas daya listrik yang mencukupi untuk mendukung operasional cleanroom, AC cleanroom, dan peralatan lain yang akan ditempatkan di dalamnya. Meskipun penyedia layanan listrik mungkin dapat meningkatkan kapasitas pasokan listrik ke bangunan Anda, proses ini biasanya memakan waktu beberapa bulan atau bahkan lebih.
Selain itu, akan ada biaya tambahan untuk pemasangan panel listrik baru dan penarikan kabel ke bangunan Anda. Beberapa peralatan mungkin memerlukan daya listrik dengan tegangan 230 volt, 277 volt, atau bahkan 480 volt. Oleh karena itu, pastikan bahwa bangunan Anda memiliki voltase yang sesuai dengan kebutuhan peralatan yang akan Anda gunakan.
3. Saluran air lantai
Jika Anda berencana untuk memasang wastafel atau peralatan penanganan cairan lainnya di dalam cleanroom Anda, Anda perlu memastikan bahwa tersedia saluran pembuangan yang sudah ada di gedung tersebut. Selain itu, Anda juga akan membutuhkan saluran pembuangan untuk menyalurkan kondensat dari AC cleanroom.
Meskipun memungkinkan untuk menambahkan saluran air tambahan, proses ini dapat sangat mahal dan memakan waktu, terutama jika melibatkan penghancuran pelat beton dan pemasangan pipa baru. Alternatif lainnya adalah menggunakan sistem pompa untuk mengangkat cairan ke pipa yang berada di atas menuju saluran pembuangan alternatif di luar cleanroom. Namun, perlu diingat bahwa solusi ini juga memiliki biaya yang tinggi dan memiliki risiko, seperti ketidakaktifan sistem pembuangan cleanroom Anda dalam situasi pemadaman listrik atau kegagalan pompa.
4. Lantai yang ada
Sebagian besar gudang memiliki lantai beton yang menjadi dasarnya. Namun, tergantung pada klasifikasi cleanroom yang Anda inginkan, Anda akan membutuhkan jenis lantai tertentu di atas lantai beton tersebut. Biasanya, Anda akan mempertimbangkan untuk memasang lantai epoksi, vinil las panas, atau lantai VCT industri.
Penting untuk memastikan bahwa lantai beton tersebut dalam kondisi baik, tanpa retakan, lubang, atau tanaman yang tumbuh di dalamnya. Anda juga perlu waspada terhadap noda air, karena Anda mungkin perlu memperbaiki lantai dan memasang penghalang kelembapan sebelum memasang lantai cleanroom.
5. Pintu akses besar
Sebuah gudang atau pabrik yang baik biasanya dilengkapi dengan pintu ganda yang dapat digulung atau berukuran besar, sehingga memudahkan pengangkutan material ke dalam gedung tersebut. Cleanroom juga sebaiknya ditempatkan dekat dengan pintu akses utama agar peralatan berukuran besar dapat dengan mudah dipindahkan ke cleanroom. Penting untuk merancang pintu akses yang cukup besar di dalam ruang bersih modular agar memudahkan proses masuk dan keluar peralatan atau material.
6. Gudang Berkondisi
Meskipun tidak wajib, menempatkan cleanroom Anda di dalam gudang yang sudah dilengkapi dengan sistem AC dapat menghasilkan penghematan besar, terutama dalam hal sistem AC cleanroom dan insulasi dinding serta langit-langit cleanroom. Dengan demikian, lebih mudah untuk menjaga kontrol suhu dan kelembaban di dalam cleanroom jika ia berada di dalam gudang yang sudah memiliki sistem AC.
7. Atap bangunan
Pastikan bahwa atap bangunan dalam kondisi baik dan bebas dari kebocoran. Jika Anda berencana untuk memasang kondensor AC di atap gedung, pastikan bahwa struktur atap mampu menopang beban tambahan tersebut secara struktural.
8. Ruang untuk ekspansi
Bagaimana gambaran rencana masa depan bagi perusahaan Anda? Jika usaha Anda sedang mengalami pertumbuhan yang pesat, kemungkinan besar Anda perlu mempertimbangkan untuk menambah luas ruang bersih atau bahkan memindahkan fasilitas ke lokasi baru.
Cleanroom modular dapat menjadi solusi yang tepat dalam situasi seperti ini. Mereka tidak hanya mudah untuk diperluas tanpa mengganggu operasional, tetapi juga dapat dengan mudah dibongkar dan dipindahkan ke lokasi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.
9. Izin mendirikan bangunan
Jika Anda merencanakan untuk memperoleh izin pembangunan untuk fasilitas kamar bersih, pastikan untuk memeriksa apakah lokasi tersebut memiliki cukup ruang parkir, fasilitas kamar mandi yang memadai, dan memenuhi standar aksesibilitas sesuai dengan Undang-Undang Penyandang Disabilitas (ADA) untuk penambahan kamar bersih.
Secara umum, proses perizinan pembangunan akan mengharuskan seluruh bangunan mematuhi peraturan yang berlaku. Lebih jauh lagi, dalam konteks perkotaan, sering kali diperlukan lebih banyak ruang parkir untuk fasilitas produksi kamar bersih daripada ruang penyimpanan gudang.
10. Tuan Rumah
Pastikan Anda memperoleh persetujuan dari pemilik atau penyewa bangunan sebelum memasang fasilitas kamar bersih di dalamnya.