Tingkat pergantian udara di Cleanroom adalah seberapa sering udara dalam Cleanroom melewati penyaringan HEPA atau ULPA setiap jam untuk membersihkan udara dari partikel-partikel. Semakin sering udara disaring setiap jam, semakin bersih ruangan tersebut.
Cleanroom diklasifikasikan menurut ISO berdasarkan jumlah partikel yang diizinkan per meter kubik. Sementara itu, Fed Std 209E mengukur partikel per kaki kubik. Untuk mencapai tingkat kebersihan ini, komite standar industri Cleanroom menentukan jumlah pergantian udara per jam melalui penyaringan HEPA atau ULPA.
Semakin tinggi pergantian udara per jam, semakin cepat Cleanroom dapat pulih setelah pintu dibuka ke luar dan partikel-partikel masuk ke dalam Cleanroom.
Cleanroom juga diuji partikelnya dalam kondisi “diam” dan “operasional”. Saat Cleanroom kosong/diam, tidak ada sumber partikel, dan pengujian akan menunjukkan jumlah partikel yang paling rendah. Ketika Cleanroom diuji dalam kondisi “operasional”, terdapat orang di dalamnya yang mengoperasikan mesin dan menciptakan partikel, sehingga pengujian biasanya menunjukkan jumlah partikel yang jauh lebih besar.
Tingkat pergantian udara Cleanroom mengacu pada seberapa sering udara dalam Cleanroom melewati filtrasi HEPA setiap jamnya. Semakin tinggi jumlah pergantian udara per jam, semakin bersih Cleanroom tersebut. Cleanroom ISO-8/kelas 100k membutuhkan 20 kali pergantian udara per jam. Untuk Cleanroom yang lebih bersih, seperti ISO-7/kelas 10k, diperlukan 60 kali pergantian udara per jam.