Lukman.co.id – Membangun ruang operasi bedah tentunya membutuhkan detail dan standar yang berbeda dari ruangan biasa. Ruang bedah atau yang juga dikenal dengan ruang operasi adalah suatu unit khusus di rumah sakit yang digunakan untuk pelayanan kritis dan harus selalu steril. Hal inilah yang membuat harga ruang operasi bedah tergolong lebih mahal dibandingkan dengan ruang lainnya di rumah sakit.
Standar Ruang Operasi Bedah di Rumah Sakit
Sebelum membangun ruang operasi bedah, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu standar ruang operasi sesuai dengan peraturan pemerintah. Hal ini untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pembangunan serta memastikan bahwa ruang operasi aman untuk digunakan. Berikut adalah beberapa standar penting ruang operasi di rumah sakit:
1. Luas Ruangan
Tidak ada ketentuan khusus dalam luas ruangan ruang bedah, semua tergantung dengan kebutuhan dan luas rumah sakit tersebut. Namun, luas ruangan harus cukup lebar untuk petugas bergerak dengan bebas untuk mengambil peralatan bedah.
Selain itu, ruangan bedah harus bisa cukup luas untuk pasien, peralatan bedah serta petugas di dalam. Namun pada umumnya, standar ruang operasi adalah 6×6 meter dengan tinggi plafon 3 meter.
2. Suhu dan Kelembaban
Standar lain untuk ruang operasi adalah suhu dan kelembaban yang tepat. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menentukan steril dan bersihnya sebuah ruangan. Apabila ruangan terlalu lembab maka dapat meningkatkan virus dan bakteri di dalam ruangan.
Oleh karena itu, ruang operasi diharuskan memiliki suhu di sekitar 19-24 derajat c. Sedangkan untuk kelembabannya adalah sekitar 45-60%. Dengan ketentuan suhu dan kelembaban tersebut, maka ruangan operasi diwajibkan menggunakan pendingin udara.
Salah satu tujuan monitoring suhu adalah untuk memberikan rasa nyaman untuk seluruh orang yang ada dalam ruangan. Dengan memberikan rasa nyaman, maka keberhasilan operasi juga akan meningkat.
3. Dinding Ruangan
Ruang operasi bedah dalam rumah sakit harus selalu terjaga bersih dan steril. Salah satu cara untuk menjaga ruangan dari udara luar adalah dengan membuatnya dari bahan yang kuat seperti galvanis. Selanjutnya, dinding harus dicat dengan cat anti bakteri dan kimia agar dapat kuat terhadap berbagai kondisi. Jangan menggunakan cat epoksi karena mudah mengelupas dan membentuk serpihan.
Untuk desain atau jenisnya, dinding ruangan sebaiknya dicat dengan warna yang cerah. Namun, pastikan agar warnanya tidak sampai mengganggu mata atau menyilaukan. Gunakan juga material yang mudah dibersihkan untuk menghilangkan bakteri-bakteri yang ada di dalam ruangan. Usahakan untuk tidak menggunakan siku untuk antar dinding. Hal ini untuk memudahkan proses pembersihan dinding.
4. Lantai Ruangan
Sama halnya dengan dinding, lantai ruang operasi bedah dalam rumah sakit harus dibuat dengan material yang tepat. Lantai tidak boleh licin namun tetap harus mudah dibersihkan. Dalam memilih material lantai, pastikan memilih material yang tahan terhadap goresan atau gesekan, bahan kimia dan anti bakteri.
Selain harus anti bakteri, lantai ruang operasi bedah harus mampu tahan listrik. Namun tahanan listrik lantai akan berubah setiap periodenya karena pembersihan. Oleh karena itu, tingkat tahanan listrik ruang operasi harus diukur setiap bulannya untuk memastikan bahwa lantai tetap memenuhi persyaratan yang berlaku.
Komponen dan Harga Ruang Operasi Bedah Rumah Sakit
Harga ruang operasi bedah rumah sakit tidaklah murah. Untuk membangun ruang operasi bedah yang sesuai standar pemerintah, dibutuhkan komponen yang handal dengan kualitas terbaik. Berikut adalah beberapa komponen yang dibutuhkan untuk menciptakan ruang operasi bedah yang terbaik:
1. Pintu Hermetic
Salah satu komponen yang merupakan bagian dari ruang operasi bedah adalah pintu hermetic. Jenis pintu yang sering digunakan di rumah sakit adalah sliding door. Dengan sliding door, para staf rumah sakit tidak perlu membuka pintu dengan tangan karena akan membuka secara otomatis. Hal ini akan mengurangi potensi para staf untuk terkena virus dan bakteri karena memegang gagang pintu.
Kelebihan lain dari pintu hermetic sliding adalah dapat menutup dengan rapat. Jadi, ruangan dapat terjaga dengan baik dari udara luar. Ini akan mencegah udara dan virus dari luar untuk masuk ke dalam ruangan. Selain itu, pintu hermetic yang Kami buat memiliki bahan yang kuat sehingga dapat tahan terhadap api, jamur hingga rayap.
Cara kerja sistem pintu hermetic adalah membuka secara otomatis karena dilengkapi dengan sensor pendeteksi. Para klien bisa memilih sensor yang diinginkan mulai dari fingerprint hingga detector. Apabila tidak ingin ruangan diakses oleh sembarang orang, maka sistem fingerprint bisa menjadi alternative.
Ini merupakan salah satu komponen yang membuat harga ruang operasi bedah rumah sakit tidak murah. Harga dari pintu hermetic lebih mahal dibandingkan dengan pintu biasa. Kami menawarkan pintu hermetic untuk ruang operasi mulai dari Rp 130.000.000. Harga dari pintu yang Kami tawarkan bervariasi tergantung dengan jenis, merk serta ukuran pintu.
2. Panel Wall
Komponen berikutnya yang berperan penting dalam menjaga ruangan agar selalu steril adalah dengan menggunakan sandwich panel wall. Ini merupakan dinding yang terbuat dari lapisan pelat zincalume atau galvanis yang kemudian ditempelkan pada kedua sisi insulasi. Untuk jenis insulasinya dapat terbuat dari expanded polystyrene, polyurethane dan glasswool panel.
Material pertama yang bisa digunakan untuk panel wall adalah EPS. Bahan ini sangat ringan seperti gabus namun sangat kuat terhadap berbagai kondisi seperti panas dan api. Ukurannya pun sangat beragam, mulai dari, 40, 50 hingga 200 mm. Harga untuk EPS beragam namun mulai dari Rp 430.000/ lembar.
Material selanjutnya yang biasa menjadi insulasi adalah polyurethane atau juga dikenal dengan PU. Bahan ini mampu menjaga suhu ruangan agar tetap hangat atau dingin.
Jadi, dengan pemakaian material ini, pemakaian energi pun menjadi lebih hemat dan murah. Ukurannya tidak sebanyak EPS, namun ada dari 50 hingga 150 mm. Harga dari PU sedikit lebih murah dibandingkan EPS yaitu sekitar Rp 315.000.
Terakhir, material yang banyak digunakan adalah glasswool. Ini merupakan salah satu bahan yang paling tahan api dan tidak akan mengeluarkan racun ketika terbakar. Untuk jenis material ini lebih tinggi dibandingkan kedua material lainnya yaitu Rp 550.000.
3. Lantai Vinyl
Lantai Vinyl merupakan komponen berikutnya yang dibutuhkan untuk ruang operasi rumah sakit. Jenis lantai ini kuat terhadap goresan, anti bakteri serta anti jamur. Dengan desain ini, lantai rumah sakit akan terjaga kebersihannya dan tetap steril sehingga aman untuk pasien maupun para staff.
Ada dua jenis lantai vinyl, yaitu homogeneous and heterogeneous. Lantai homogenous merupakan jenis yang paling sering digunakan untuk rumah sakit karena anti bakteri dan mudah dibersihkan dari berbagai macam noda seperti darah.
Dengan banyaknya kelebihannya, lantai vinyl homogeneous harganya lebih tinggi dibandingkan dengan heterogeneous. Harganya berkisar antara Rp 380.000/ box. Satu box biasanya berisi hingga 4 pcs.
Kami merupakan perusahaan yang tidak hanya menyediakan komponen rumah sakit yang terbaik. Namun, juga menyediakan jasa pemasangan semua peralatan hingga tercipta ruang operasi yang nyaman dan aman.
Jadi itulah beberapa ringkasan mengenai aturan serta komponen ruang operasi bedah. Harga ruang operasi bedah dapat mencapai ratusan juta karena membutuhkan peralatan yang terbaik. Oleh karena itu, dibutuhkan jasa pembangunan ruang bedah operasi yang handal dan terpercaya.
PEMESANAN
Silahkan hubungi kami untuk pemesanan dan juga konsultasi mengenai Ruang Operasi Berkualitas Dengan Material Terbaik melalui nomor di bawah ini :
LUKMAN NH
HP/WA 081 288 025 058
E-MAIL Lukman@lukman.co.id
Atau Klik Banner Dibawah
Baca Juga :