Informasi Harga HEPA Filter Ruang Isolasi dan Cara Perawatannya

Informasi Harga HEPA Filter Ruang Isolasi dan Cara Perawatannya – Kebersihan udara di ruang isolasi rumah sakit menjadi sebuah poin yang harus diperhatikan sebaik mungkin. Ruang isolasi membutuhkan kualitas udara yang bersih dan steril. HEPA filter menjadi alat yang akan membantu menyediakannya. Harga HEPA filter ruang isolasi sangat bervariasi seiring dengan perkembangan jenisnya. Kali ini akan dibahas informasi harga sekaligus cara perawatan dari HEPA filter.

Fungsi Alat

Sebelum masuk ke informasi harga HEPA filter ruang isolasi, mari pahami dulu fungsi dari alat ini. HEPA filter memiliki fungsi utama menyaring udara sehingga udara yang masuk ke suatu ruangan lebih bersih bahkan steril. Mudahnya, alat ini bisa diartikan sebagai penyaring berbagai jenis debu maupun kotoran. Dengan begitu kualitas udara juga akan jauh lebih baik dan nyaman untuk dihirup.

HEPA ialah kepanjangan dari High Efficiency Particulate Air. Bukan hanya debu maupun kotoran, HEPA filter juga ternyata efektif untuk menyaring bakteri maupun virus. Seperti kita tahu bahwa virus dan bakteri bisa saja menyebar lewat udara. Penyebaran lewat udara ini harus dikontrol agar tidak membahayakan orang lain. Itulah mengapa rumah sakit khususnya ruang isolasi akan membutuhkan HEPA filter.

Pada dasarnya teknologi HEPA filter ini sudah banyak diadopsi di peralatan rumah tangga yakni air purifier. Prinsipnya sama hanya saja HEPA yang digunakan di rumah sakit berukuran lebih besar. Selain itu spesifikasinya juga lebih tinggi seiring dengan kemampuan penyaringan udara yang lebih baik.

Informasi Harga HEPA Filter Ruang Isolasi dan Cara Perawatannya

Perkiraan Harga

Sebenarnya harga alat ini di pasaran sangat bervariasi. Spesifikasi dan jenis HEPA filter yang digunakan di rumah sakit juga begitu beragam. Hal ini membuat harga HEPA filter ruang isolasi juga berbeda-beda. Biasanya pihak rumah sakit akan melakukan konsultasi dan mempertimbangkan dengan matang HEPA filter seperti apa yang akan dipakai.

Rentang harga alat ini berkisar di angka puluhan juta hingga milyaran rupiah. Harga ini dipengaruhi oleh spesifikasi khususnya kualitas dari alat filter atau penyaring yang dipakai. Selain itu, ukurannya pun juga bisa berpengaruh pada harga. Bisa dikatakan bahwa semakin tinggi kapasitas atau kemampuan penyaringan udaranya maka alat ini juga dipasarkan dengan harga yang semakin mahal.

Pentingnya Hepa Filter Saat Pandemi

Popularitas HEPA filter meningkat sejak pandemi COVID-19 berjalan. Sebagai penyaring udara, alat ini sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah transmisi virus dan meminimalkan angka penularan. Seperti diketahui bahwa COVID-19 juga bisa menular secara efektif melalui udara. Keberadaan HEPA filter akan sangat membantu menurunkan risiko penularan virus lewat udara.

Seiring dengan merebaknya virus Corona di masyarakat saat ini, maka pemakaian HEPA filter juga terus meningkat. Permintaan akan alat ini semakin tinggi khususnya di rumah sakit yang melayani perawatan bagi pasien terinfeksi COVID-19. Hal ini juga yang memicu terjadinya perbedaan harga HEPA filter ruang isolasi yang semakin beragam.

Namun harus dicatat bahwa pemakaian HEPA filter ini tidak bisa membunuh virus. Virus hanya akan tersaring lewat sistem filter yang terdapat pada alat ini. Oleh sebab itu, penerapan protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Hanya saja memang HEPA filter akan sangat efektif membantu menurunkan risiko penularan apalagi di tempat dengan risiko tinggi seperti rumah sakit.

Perawatan HEPA Filter

Bekerja terus-menerus menyaring udara tentu membuat alat ini harus mendapatkan perhatian dan langkah perawatan yang tepat. Jika tidak dirawat dengan benar maka performa alat dapat menurun dan fungsinya sebagai penyaring udara tidak bekerja efektif. Berikut adalah beberapa aturan yang harus diketahui mengenai langkah perawatan dari HEPA filter:

1. Pantau dengan Manometer

Kerja HEPA filter dapat berjalan dengan baik jika dilakukan kontrol yang tepat. Salah satu langkah kontrol yang harus dilakukan adalah pemantauan menggunakan manometer. Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan pada HEPA filter. Gunakan acuan dari pabrik mengenai pemeriksaan tekanan ini. Pastikan bahwa tekanan masih dalam batas normal sehingga alat dapat dikatakan masih bisa bekerja dengan baik.

2. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan semua komponen HEPA filter bekerja dengan optimal. Apabila alat penyaring udara dipasang di tempat komersial dan dipakai setiap hari, seperti rumah sakit, maka pemeriksaan wajib dilakukan 6 bulan sekali. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah filter masih bagus dan sudah terlalu kotor atau belum.

Khusus untuk filter yang telah menggunakan teknologi pra filter maka pemeriksaan bisa dilakukan setiap 3 atau 4 bulan sekali. Pra filter ini merupakan teknologi yang dipasang untuk menyaring partikel yang lebih besar terlebih dahulu. Bagian ini sangat penting untuk diperiksa lebih rutin karena rentan kotor dan performanya juga mudah menurun.

3. Lakukan Penggantian Filter

Alat ini bekerja terus-menerus melakukan penyaringan udara. Tentu saja akan ada banyak kotoran dan debu yang menumpuk di sana. Sangatlah penting untuk melakukan penggantian filter secara berkala demi menjaga performa dari alat ini. Penggantian filter dapat dilakukan setiap 2 sampai 3 tahun sekali. Dalam kurun waktu ini biasanya HEPA filter masih bekerja dengan sangat baik.

Apa yang menjadi indikasi filter harus segera diganti? Kondisi pertama adalah tingkat kekotorannya. Jika filter sudah sangat kotor maka harus segera diganti demi menjaga performanya dalam menyaring udara. Selain itu, penggantian juga harus dilakukan saat ada komponen alat yang rusak. Jika ada kerusakan maka proses penyaringan tidak bisa berjalan efektif sehingga harus segera diganti.

4. Cek Bau

HEPA filter merupakan alat penyaring udara yang bisa dilihat performanya lewat aroma udara yang dihasilkan. Kinerja alat penyaring ini dapat ditunjukan oleh bau yang tercium oleh penghuni ruangan. Apabila udara yang dihasilkan tercium bau apek maka ini menjadi indikasi bahwa ada yang salah dengan alat ini. Penggantian filter bisa menjadi alternatif jika udara yang dihasilkan oleh alat menghasilkan bau yang apek.

Bau dari udara yang dikeluarkan HEPA filter juga bisa menjadi indikasi bahwa telah terjadi kontaminasi. Hal ini tentu sangat berbahaya apalagi jika HEPA dipasang di ruang isolasi yang harus steril. Itulah mengapa pemeriksaan menyeluruh harus dilakukan dan jika perlu segera dilakukan pergantian alat.

5. Pastikan Pemakaian Sesuai SOP

Penting sekali untuk memastikan bahwa HEPA filter digunakan sesuai dengan SOP. Pembelian alat ini harus disertai dengan pemahaman mengenai pemakaian alat. Saat instalasi, pihak pabrik akan menjelaskan prosedur pemakaian serta SOP yang harus diterapkan. Jika ingin alat ini bekerja baik dan menjaga sterilitas ruangan maka SOP tersebut harus ditaati.

Pihak rumah sakit harus menjaga sebaik mungkin prosedur penggunaan alat. Selain itu pahami juga cara perawatan dan lakukan pencatatan jadwal kontrol alat. Dengan adanya aturan SOP dan perawatan yang tepat maka HEPA filter akan bekerja optimal.

Harga HEPA filter ruang isolasi di rumah sakit sangat bervariasi. Pihak rumah sakit sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu agar spesifikasi alat dan harganya sesuai kebutuhan. Segera hubungi kami untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai produk HEPA filter untuk ruang isolasi rumah sakit.

PEMESANAN

Silahkan hubungi kami untuk pemesanan dan juga konsultasi mengenai Harga Hepa Filter Rumah Sakit melalui nomor di bawah ini :

LUKMAN NH
HP/WA 081 288 025 058
E-MAIL Lukman@lukman.co.id

Atau Klik Banner Dibawah

Info terkait:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *