HEPA Filter Rumah Sakit Cara Kerja dan Perawatannya

HEPA Filter Rumah Sakit Cara Kerja dan Perawatannya – Di RS terdapat satu ruangan yang sangat butuh agar udaranya dapat disaring. Tentu tujuannya untuk menjaga agar lingkungan RS tetap aman dan juga steril. Hepa filter rumah sakit merupakan salah satu contoh komponen yang dipercaya untuk melakukan tugas tersebut. Karena memang kemampuannya ini tidak perlu diragukan lagi.

Dengan bentuk yang berlipat dan berlapis, hepa filter rumah sakit ini memfilter udara di lingkungan sekitar dengan kemampuan yang tinggi. Jadi tentu hasilnya sangat optimal. Sesuai dengan namanya penyaring ini memiliki efisiensi tinggi dalam menyaring udara di sekitarnya. Bahkan seperti yang dikatakan sebelumnya mampu mencapai tingkat 99,7% dan sangat jarang terjadi kebocoran.

HEPA Filter Rumah Sakit Cara Kerja dan Perawatannya

Fungsi HEPA Filter Rumah Sakit

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa hepa filter rumah sakit ini merupakan saringan udara yang sangat efisien, dan bahkan mampu menyaring sampai 99,97%. Tingkat itu tentu sangat tinggi, dan karena itulah saringan ini bisa menyaring banyak hal. Dimulai dari udara, kotoran, dan beberapa hal lainnya yang mungkin menyebabkan penyakit.

Menjamin kebersihan udara tetap terjaga merupakan salah satu fungsi utama yang dimiliki oleh alat ini. Contoh di RS alat ini akan melakukan filterisasi terhadap udara di sekitarnya yang mungkin saja sudah terkotori oleh beragam virus. Setelah seperti itu tentunya minim kemungkinan udara tersebut akan menyebar dan menginfeksi penghuni RS.

Jadi ini juga tentu menjaga sterilisasi yang dimiliki oleh udara di sekitar rumah sakit. Selain untuk menjaga kebersihan udara, mencegah penyakit juga menjadi fungsi lainnya dari alat ini. Karena seperti yang diketahui ada beberapa penyakit yang mungkin dapat menular dari udara. Dengan menggunakan alat ini, maka kemungkinan hal itu dapat dicegah.

Cara Kerja Hepa Filter Rumah Sakit

Seperti yang dikatakan sebelumnya kalau hepa filter rumah sakit ini memiliki tingkat penyaringan yang sangat lumayan. Hal ini ternyata disebabkan karena proses penyaringan yang dilakukan di alat ini sangatlah ketat. Bahkan paling sedikitnya, alat ini melakukan 5 kali penyaringan dengan tingkat penyaringan yang berbeda, untuk memastikan kebersihan udara tersebut.

1. Straining

Pertama merupakan straining yang bisa dikatakan merupakan proses paling awal dari penyaringan ini. Karena hal itulah tidak heran jika pada proses ini ukuran saringan yang digunakan masih lumayan besar. Selain itu tingkat efisiensi dan juga efektif dari proses ini lumayan rendah. Hal ini dikarenakan pada tahap ini yang disaring masih merupakan partikel besar.

2. Impingement

Pada proses ini biasanya partikel akan terjadi tabrakan antara partikel yang ingin disaring dengan serat filter. Saat proses ini partikel tersebut masih akan menempel di filter, jadi filter harus rajin dibersihkan. Di tahap ini yang di filter juga masih berupa partikel dengan ukuran besar. Itulah sebabnya mengapa tingkat penyerapan di bagian ini masih rendah.

3. Interception

Sedikit meningkat dari yang sebelumnya, di tahap ini partikel dengan ukuran lebih kecil sudah dapat tersaring dengan baik. Hal ini dikarenakan di bagian ini tidak hanya partikel menempel saja, tapi juga terperangkap. Jadi beberapa hal seperti bulu, atau mikroorganisme lainnya tidak memiliki kesempatan mencemari lingkungan sekitarnya, dan tentu meminimalisir terjadinya bahaya yang tidak diinginkan.

4. Diffusion

Pada proses ini penyerapan udaranya lebih kecil lagi jika kalau disandingkan dengan proses yang lalu. Sebenarnya pada  proses ini pergerakan yang dilakukan tidak menentu. Namun karena itulah partikel-partikel ini dapat menempel, dan kemudian tidak bisa keluar karena terperangkap di dalamnya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan tingkat efisiensi dan efektifitas yang dimilikinya tinggi.

5. Elektrostatik

Menggunakan sistem yang berlawanan antara kutub positif dengan negatif. Jadi di dalamnya terdapat alat penyaring untuk menangkap partikel ataupun serat pada udara. Alat itu merupakan bantalan, dan di dalam bantalan itu ada elektrostatik negatif sebagai muatannya. Nanti partikel dengan muatan positif pasti akan terjebak di situ dan tidak mungkin keluar.

Cara Perawatan HEPA Filter

Fungsi yang dimiliki oleh alat ini bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Karena itu perlu dipastikan bahwa perawatan yang diberikan juga sepadan dengan fungsi yang dilakukannya. Hal ini tentu bertujuan agar alat dapat bekerja dengan optimal, dan tidak menurun kemampuannya. Karena kalau sudah seperti itu bukan tidak mungkin juga akan terjadi kebocoran yang dapat membahayakan.

HEPA Filter Rumah Sakit Cara Kerja dan Perawatannya

1. Pemasangan di Tempat yang Segel

Pertama merupakan memasang pada tempat yang memang sudah disegel. Tentunya tempat ini bukanlah tempat sembarangan, karena memang sudah sesuai semua letak peletakannya dan prosedurnya. Karena kalau diletakan di tempat yang sembarangan, tanpa pengawasan yang jelas maka kemungkinan alat ini untuk rusak menjadi lebih besar. Karena itu tempat penyimpanan perlu diperhatikan.

2. Selalu Dipantau

Selanjutnya merupakan pastikan untuk selalu melakukan kegiatan monitoring atau pemantauan pada alat ini. Apalagi kalau intensitas pemakaian alat ini masuk dalam kategori sering, maka wajib untuk memantau kinerjanya setiap hari. Dengan begitu pengguna bisa langsung melihat apabila terjadi kesalahan, atau kondisi penyaring tidak terlalu optimal sehingga bisa langsung diperbaiki.

3. Menjaga Kebersihan yang Dimiliki

Jangan pernah malas untuk menjaga kebersihan yang dimilikinya. Karena memang alat ini berkaitan juga dengan kebersihan, dan juga kesehatan. Tidak perlu ragu untuk membersihkannya secara berkala supaya tetap membuat fungsinya optimal. Selain itu dengan menjaga kebersihan ini, maka bisa memperpanjang usia penggunaan alat.

4. Memberikan Prefilter Hidup

Bisa dikatakan ini merupakan komponen pembantu, namun memiliki peranan yang lebih besar dibanding dengan yang dibayangkan oleh pengguna alat. Kehadirannya sama pentingnya dengan alat utama dari penyaring. Jadi jangan pernah menghilangkan kehadirannya saat menggunakan alat ini. Dengan begitu maka penyaringan udara yang dilakukan akan jauh lebih maksimal.

5. Mengontrol Bau

Hal ini sebenarnya berkaitan dengan kondisi alat yang kotor, karena kalau pada alat ini terdapat kotoran yang menumpuk maka akan menimbulkan berbagai permasalahan. Timbulnya bau menjadi salah satu indikator ataupun penanda dari kotornya alat yang digunakan. Karena itu kalau sudah timbul bau yang tidak sesuai, ada baiknya untuk mulai curiga dan melakukan pengecekan.

6. Membersihkan  Tangki

Terakhir merupakan melakukan pembersihan tangki yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan keseluruhan alat. Karena masih jarang yang membersihkan tangki ini secara menyeluruh, padahal hal ini sangat penting untuk dilakukan. Sebab dengan membersihkan tangki secara penuh maka tingkat awet yang dimiliki oleh alat ini akan semakin meningkat.

Jangan pernah sembarangan dalam memilih alat ini, apalagi melihat fungsinya yang tidak sembarangan. Ada beberapa hal yang memang dijaga oleh alat ini. Jadi kalau membelinya asal, maka tentu akan membuat kinerja menjadi tidak optima. Karena itu cari produsen yang amanah tidak hanya itu saja, pilih juga produsen yang menyediakan cara perawatan.

Jika ingin mendapatkan semua paket lengkap hepa filter, maka jangan ragu-ragu untuk langsung menghubungi kami. Karena hanya kami yang menyediakan hepa filter rumah sakit terbaik. Semua proses penyaringan yang tadi disebutkan, ada di hepa filter kami. Oleh sebab itu segera hubungi kami untuk mendapatkan fungsi yang optimal.

PEMESANAN

Silahkan hubungi kami untuk pemesanan dan juga konsultasi mengenai HEPA Filter Rumah Sakit  Dengan Material Terbaik melalui nomor di bawah ini :

LUKMAN NH
HP/WA 081 288 025 058
E-MAIL Lukman@lukman.co.id

Atau Klik Banner Dibawah

Info terkait:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *